Saat itu hujan deras dan petir menyambar dengan penuh keganasan.aku berlari dengan cepat secepat ku bisa.aku harus segera sampai di tepi pantai sebelum matahari terbit.dengan nafas terengah – engah aku terus berjalan menyusuri sepanjang jalan di malam yang sangat dingin juga hujan yang sangat lebat.
Tiba tiba saat aku di tengah perjalanan aku di sambut oleh suatu suara yang mengerikan dan misterius ,aku berteriak histeris”tolong......tolong............”namun tak ada yang menjawab karena aku berada di tempat yang entah berpenghuni atau tidak, ditambah lagi dengan hujan yang turun dengan lebat. Aku berlari sekencang mungkin menerobos guyuran hujan yang sangat lebat.tiba –tiba aku melihat sebuah gubuk yang reot dan tak berpenghuni,tanpa berfikir panjang aku langsung menghampirinya untuk menghindari hujan dan bersembunyi dari suara yang aneh tersebut.
Ketika aku sampai di depan gubuk tua itu pun aku berteriak”permisi...........apa ada orang di sini???!!”,namun tak ada respon.akhirnya aku masuk ke dalamnya.tiba – tiba saja saat aku membuka pintu puluhan kelelawar terbang keluar gubuk,seketika aku terjatuh terkejut.setelah beberapa saat aku berteduh di sana akhirnya hujan kembali reda , akupun melanjutkan perjalananku yang masih setengah jalan.
namun beberapa saat kemudian saat aku kembali menyusuri jalan di tengah hutan , suara aneh dan misterius itu terdengar kembali.seketika raut wajahku kembali pucat dan ketakuatan,dengan penuh ketakutan dan rasa penasaran yang tak terkalahkan aku mencoba menghampiri asal suara tersebut.ketika aku sampai di semak – semak yang mana merupakan asal suara tersebut , perlahan aku menyisir semak tersebut dengan tanganku yang bergerak ketakutan.tiba – tiba seekor rubah kecil melompat ke arahku,dan aku pun terjatuh di buatnya.
Setelah beberapa saat , aku menenangkan diri karena terkejut akupun melanjutkan perjalananku.namun ketika aku memulai perjalananku rubah kecil itu selalu mengikutiku.berkali –kali aku mencoba mengusirnya dan menyuruhnya untuk tidak mengikutiku,namun tetap saja rubah kecil itu kukuh dengan pendiriannya dan terus mengikutiku.hingga akhirnya aku merasa kasihan kepadanya dan memutuskan untuk membawanya ke perjalananku.
Saat itu matahari hampir muncul dari arah timur,tiba –tiba di kejauhan terlihat bibir pantai yang menjadi tujuankku.dengan penuh kegembiraan pun aku berlari menuju bibir pantai bersama rubah kecilku.saat matahari terbit aku telah sampai tepat di bibir pantai,dan dengan nafas yang tereengah – engah aku puntergeletak di bibir pantai dengan wajah penuh senyum dan rubah kecilku pun menemaniku tidur di bibir pantai .akhinya perjalananku berhasil,itu adalah perjalanan yang sangat menakutkan seumur hidupku,dan itu adalah pengalaman yang sangat berkesan bagiku.yang takkan pernah ku lupakan dalam ingatanku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar